Rabu, 26 Oktober 2011

Monalisa


Mona Lisa adalah lukisan cat minyak di atas kayu poplar yang dibuat oleh Leonardo da Vinci pada abad ke-16. Nama atau judul lukisan Mona Lisa berasal dari biografi Leonardo da Vinci karya Giorgio Vasari. Di dalam buku ini disebutkan bahwa wanita dalam lukisan ini adalah Lisa Gherardini, istri seorang pengusaha Firenze yang kaya raya bernama Francesco del Giocondo. Mona dalam bahasa Italia adalah singkatan untuk madonna yang artinya adalah "nyonyaku". Sehingga judul lukisan artinya adalah Nyonya Lisa. Dalam bahasa Italia biasanya judul lukisan ditulis sebagai Monna Lisa (dengan n ganda).

Leonardo mulai melukis Mona Lisa antara 1503-1504 di Florence. Lukisan ini menggambarkan seorang wanita yang sedang tersenyum misterius dan tatapan matanya mengarah ke pengunjung dengan ekspresi yang  enigmatik.

Dia membuat lukisan Mona Lisa dalam beberapa lapisan. Lapisan terakhir menggunakan kaca khusus untuk meningkatkan sifat optik ilusi tiga dimensi wajahnya. Mona Lisa bisa terlihat berseri-seri, serius bahkan sinis. Perubahan ekspresinya dikarenakan mata kita yang mengirimkan sinyal secara acak ke otak. Semua tergantung pada sel-sel apa yang menangkap gambar pertama kali dan saluran apa yang digunakan untuk menafsirkan ke otak. Saluran ini mengkodifikasikan data berdasarkan ukuran objek, kejelasan, kecerahan dan lokasi bidang visual.

Mona Lisa kini tersimpan dan dipamerkan di Museum Louvre, dan menjadi milik resmi pemerintah Perancis.



Sumber : Wikipedia

Kamis, 20 Oktober 2011

ANAKMU bukan anakmu - Kahlil Gibran -

ANAKMU bukan anakmu !
“Anak adalah kehidupan, mereka sekedar lahir
melaluimu tetapi bukan berasal darimu.
Walaupun bersamamu tetapi bukan milikmu,
curahkan kasih sayang tetapi bukan memaksakan pikiranmu
karena mereka dikaruniai pikirannya sendiri.

Berikan rumah untuk raganya, tetapi tidak jiwanya, karena
jiwanya milik masa mendatang, yang tak bisa kau datangi
bahkan dalam mimpi sekalipun.

Bisa saja mereka mirip dirimu, tetapi jangan pernah
menuntut mereka jadi seperti sepertimu.
Sebab kehidupan itu menuju ke depan, dan
tidak tenggelam di masa lampau.

Kaulah busur, dan anak-anakmulah anak panah yang melucur.
Sang Pemanah mahatahu sasaran bidikan keabadian.
Dia menentangmu dengan kekuasaanNya,
Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat.

Meliuklah dengan suka cita dalam rentangan tangan Sang Pemanah,
Sebab Dia mengasihi anak-anak panah yang melesat laksana kilat
Sebagaimana pula dikasihi-Nya busur yang mantap”.

Cinta Lelaki kepada Perempuan - Kahlil Gibran


Setiap orang muda pasti teringat cinta pertamanya dan mencoba menangkap kembali hari-hari itu, yang kenangannya mengubah perasaan direlung hatinya dan membuatnya begitu bahagia di balik, kepahitan yang penuh misteri.


Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah kesesuaian jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad.
 
Setiap lelaki mencintai dua orang perempuan, yang pertama adalah imaginasinya dan yang kedua adalah yang belum dilahirkan.

Ketika cinta memanggilmu maka dekatilah dia walau jalannya terjal berliku, jika cinta memelukmu maka dakaplah ia walau pedang di sela-sela sayapnya melukaimu.

Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang.

Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus.

Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan abad.

Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia karena cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

Cinta tidak menyedari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan mereka berdua telah menyentuh hati keabadian.

Cinta berlalu di depan kita, terbalut dalam kerendahan hati; tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya.

Aku mencintaimu kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau.

Aku tahu ini adalah takdir. Kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita.


Apa yang telah kucintai laksana seorang anak yang tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

Jangan menangis, kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan.

Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan, dan yang mampu membuka fikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.


Cinta yang dibasuh oleh airmata akan tetap murni dan indah sentiasa.

Mawar Argentina, Evita Peron

María Eva Duarte de Perón (7 Mei 1919 - 26 Juli 1952) adalah istri kedua dari Presiden Juan Perón (1895-1974) dan menjabat sebagai First Lady Argentina dari tahun 1946 sampai kematiannya pada tahun 1952. 

Dia lahir di luar nikah di desa Los Toldos di pedesaan Argentina pada tahun 1919, keempat dari lima bersaudara. Pada tahun 1934, pada usia 15, dia pergi ke ibukota negara dari Buenos Aires, di mana ia mengejar karier sebagai aktris panggung, radio, dan film. Eva bertemu Kolonel Juan Perón pada 22 Januari 1944, di Buenos Aires selama acara amal di Luna Park Stadium untuk manfaat para korban gempa bumi di San Juan, Argentina. Keduanya menikah tahun berikutnya. Pada tahun 1946, Juan Perón terpilih sebagai Presiden Argentina. Selama enam tahun berikutnya, Eva Perón memperkuat pro-Peronis serikat buruh, terutama untuk berbicara atas nama hak-hak buruh

Pada tahun 1951, Eva Perón mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden Argentina dan didukung oleh basis politik Peronis. Namun, oposisi dari bangsa militer dan kaum borjuis, ditambah dengan kesehatannya menurun, pada akhirnya memaksa dia untuk menarik pencalonannya. Pada tahun 1952, tak lama sebelum kematiannya dari kanker pada usia 33, Eva Perón diberi gelar resmi "Pemimpin Spiritual Bangsa" oleh Kongres Argentina. Eva Perón diberikan penghormatan dengan pemakaman kenegaraan resmi meskipun fakta bahwa ia bukan kepala negara terpilih.

Dalam sebuah upacara resmi beberapa hari setelah peresmian kedua Juan Perón itu, Evita diberi gelar resmi "Pemimpin Spiritual Bangsa".

Sumber : Wikipedia

Bintang Berkilau dari Barat, Jackie Kennedy

Jacqueline Lee Bouvier Kennedy Onassis (lahir di Southampton, New York, Amerika Serikat, 28 Juli 1929 – meninggal 19 Mei 1994 pada umur 64 tahun) adalah istri John F. Kennedy, (1953-1963) dan dikenal dengan Jacqueline Kennedy atau Jackie Kennedy. Ia menjadi ibu negara Amerika Serikat (First Lady of the United States) pada 1961 hingga suaminya terbunuh dan tewas pada tahun 1963. Pada tahun 1968 hingga tahun 1975, ia menikah dengan Aristotle Onassis dan dikenal dengan Jacqueline Onassis, Jackie Onassis, atau secara informalnya Jackie O. Di tahun-tahun berikutnya, ia memiliki karier yang sukses sebagai editor buku.

Jacqueline punya hobi membaca, melukis, dan menulis puisi.

Sumber : Wikipedia

Selasa, 18 Oktober 2011

Petuah Orang Bijak

Seorang wanita telah dilengkapi oleh Tuhan dengan keindahan jiwa dan raga adalah suatu kebenaran, yang sekaligus nyata dan maya, yang hanya bisa kita fahami dengan cinta kasih, dan hanya bisa kita sentuh dengan kebajikan. 

- Kahlil Gibran -

Kesenangan adalah kesedihan yang terbuka bekasnya. Tawa dan airmata datang dari sumber yang sama.
Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwa semakin mampu sang jiwa menampung kebahagiaan. -Kahlil Gibran -



Pergilah untuk seseorang yang bangga dan bahagia memilikimu, berani ambil resiko untukmu dan selalu berusaha untuk bersamamu.  – anonim –

Hidup terlalu pendek untuk bangun di pagi hari dengan rasa penyesalan. - anonim -

Pesimis mengeluhkan lajunya angin, si optimis berharap ia berubah, si realistis pergi berlayar. - Willian A Ward -

Minggu, 16 Oktober 2011

Penerimaan - Puisi Chairil Anwar

PENERIMAAN 

Kalau kau mau kuterima kembali
Dengan sepenuh hati
Aku masih tetap sendiri
Kutahu kau bukan yang dulu lagi
Bak kembang sari sudah terbagi
Jangan tunduk! Tantang aku dengan berani
Kalau kau mau kuterima kembali
Untukku sendiri tapi
Sedang dengan cermin aku enggan berbagi.

Maret 1943