Tampilkan postingan dengan label Hotel Horison Palma Pangandaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hotel Horison Palma Pangandaran. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Juni 2017

Horison Palma Pangandaran, sebuah tempat bersantai bersama keluarga

" Kita tidak tahu bagaimana hari esok,yang bisa kita lakukan adalah berbuat sebaik-baiknya dan berbahagia hari ini " - ( Samuel Taylor Colleridge )

Sejenak berhenti dari rutinitas kerja dan bersantai bersama keluarga sangat menyenangkan. Kali ini kami sekeluarga memilih untuk bersantai saja di Horison Palma Pangandaran, sebuah hotel di tepi pantai barat Pangandaran.

kamar type Deluxe

kamar mandi
 Para tamu hotel disuguhi minuman wellcome drink di siang hari dan ronde/wedang jahe pada malam hari yang disediakan di lobby.

ronde/wedang jahe

Point lebih dari hotel ini selain lokasinya di tepi pantai adalah rooftop di hotel. Disini kita bisa menikmati sunset tanpa harus keluar hotel, cukup naik ke rooftop dan bersantai sembari menikmati menu dari restoran yang ada di rooftop.

Tapi, kalau ingin menikmati sunset persis dari bibir pantai, cukup keluar hotel dan berjalan beberapa meter saja ke arah depan hotel. Dan bila ingin melihat sunrise di tepi pantai, berjalan keluar hotel beberapa meter ke arah belakang hotel.

duduk santai di rooftop

menanti sunset

my sister acts
my sister acts
pemandangan pantai dari rooftop
 
es krim gelato

Selain menikmati pemandangan pantai dari rooftop, kita juga bisa menikmati pemandangan pantai dari dalam kamar. Jendela kamar yang terbuat dari kaca yang lebar membuat kita leluasa melihat pemandangan pantai.


pemandangan pantai melalui jendela kamar

Kolam renang tersedia di lantai dasar.

my sister acts
Para keponakanku sangat suka nge-gym di hotel ini.

nge-gym sebelum sarapan

Oiya....hotel ini selalu penuh apalagi setiap long weekend, jadi harus pesan jauh-jauh hari, minimal tiga minggu sebelumnya, kalau gak begitu..gak bakal kebagian. 

Kamis, 25 Mei 2017

Wisata Cagar Alam Pangandaran

Aku berjalan selalu di pantai ini, antara pasir dan buih. Air pasang bakal menghapus jejakku, dan angin kencang menyembur hilang buih putih. Namun lautan dan pantai akan tinggal abadi. - Khalil Gibran

Setelah sarapan di hotel saya bersama para keponakan keluar hotel dan menyebrang jalan menuju Pantai Barat, yang letaknya persis di depan hotel tempat kami sekeluarga menginap. Kami cuma berjala beberapa langkah saja menuju pantai. Kemudian kami naik perahu, setelah sebelumnya kami tawar menawar harga sewa perahu, yang akhirnya disepakati sebesar Rp. 20.000,- per orang (sewa untuk pulang pergi dan masuk cagar alam).

naik perahu menuju cagar alam

pemandangan pantai di area cagar alam
 Puluhan meter dari bibir pantai kami melihat sebuah bangkai kapal asing illegal yang sudah berkarat.


bangkai kapal asing illegal



pasir yang berwarna putih di area cagar alam
Sekitar 10 menit kami sampai ke area cagar alam. Kami pun menginjakkan kaki di pasir putih.

banyak monyet-monyet berkeliaran
matahari mengintip dari balik dedaunan
jalan setapak di area hutan lindung

 Bersama para pengunjung lainnya kami melakukan olah raga jalan pagi dengan menyusuri jalan setapak di area hutan lindung.