Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Mei 2017

Kuliner : Rumah Makan Cobek Beti

Dalam perjalanan wisata ke Pangandaran bersama keluarga kali ini kami mampir dan mencoba kuliner di Rumah Makan Cobek Beti yang berlokasi di Jl Tanjungsungkur, Banjar, posisi di sebelah kiri jalan arah dari Jakarta/Bandung/Tasikmalaya ke Pangandaran. Rumah makan ini menyajikan variasi makanan khas Sunda, dan menu spesialnya adalah cobek ikan. Menu makanan disini mempunyai citra rasa yang lumayan. Dan harganya lebih murah dari standar rumah makan.

cobek ikan mujair

sop iga

lalaban segar dicocol sambal yang spicy

Penataan eksterior rumah makan ini lumayan apik. Dan yang paling menarik adalah ruang makan berbentuk gazebo-gazebo dengan pemandangan persawahan yang indah, yang tentunya memberikan kesan tersendiri. 




Di rumah makan ini juga terdapat Musholla dan beberapa toilet yang cukup bersih.


Dibawah ini saya post hasil karya Penyair besar Lebanon, Khalil Gibran, tentang makan dan minum.

THE PLUTOCRAT
Karya : Khalil Gibran

Dalam pengembaraanku, aku pernah melihat di sebuah pulau seekor monster berkepala manusia dan berkuku baja yang makan dari tanah dan minum dari lautan tanpa henti. Dan selama beberapa saat aku menatapnya. Lalu aku mendekatinya dan berkata, “Apakah kau tidak pernah merasa cukup; apakah rasa laparmu tidak pernah terpuaskan dan dahagamu tidak pernah hilang?”

Dan ia menjawab, “Ya, aku sudah puas, bahkan, aku lelah untuk makan dan minum; tetapi aku takut bahwa esok hari tidak akan ada lagi tanah untuk makan dan lautan untuk minum.”

Minggu, 16 April 2017

Senja di Pantai Barat Pangandaran

" Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdunya tembang burung-burung dan sungai." - Khalil Gibran

Bosan menghabiskan akhir pekan di mall, aku mencoba rileks di pantai. Pilihanku kali ini adalah pantai Pangandaran Jawa Barat.



Pantai di senja hari selalu tampak indah. Sayang kalau tidak diabadikan dengan kamera.




Banyak hal yang bisa dilakukan di pantai kala senja.

Berenang
Kita hanya boleh berenang di pantai Barat Pangandaran ini dari jam 06.00 pagi hingga jam 17.00 saja. Lewat jam 17.00 kita tidak diperbolehkan berenang. Akan terdengar pengumuman untuk tidak berenang, suara sirine tanda peringatan pun dibunyikan pas jam 17.00. 



Berselancar
Banyak penyewaan papan selancar disini.


Naik Perahu
Untuk naik perahu dikenakan tarif Rp. 10.000 per orang. Sama seperti berenang, hanya boleh dilakukan dari jam 06.00 s.d 17.00.



Main pasir
Anak-anak sangat suka sekali bermain dengan pasir. Ajaklah anak-anak anda untuk bermain pasir di pantai ini.



Kuliner
Minum kelapa muda sembari menikmati langit senja ternyata mengasyikan. Di pantai Pangandaran banyak terdapat kedai yang menjual berbagai makanan. Makanan khas Betawi Kerak Telor pun ada.
Begitu juga dengan bakso malang.



Menyaksikan matahari terbenam (sunset)
Dan tentu saja...tujuan utama ke pantai ini adalah melihat sunset. Sayang sekali, sunset datang berselimut awan. Tapi langit senja di atas pantai Pangandaran masih terlihat indah. Mungkin, lain waktu aku bisa bertemu dengan sunset di pantai ini.