Rabu, 29 Mei 2013

The Great Gatsby



Leonardo Dicaprio as Jay Gatsby

“ you can’t repeat the past.”

Jay Gatsby  adalah karakter utama dalam novel The Great Gatsby karya penulis Amerika Scott F. Fitzgerald. Novel ini sudah beberapa kali difilmkan oleh Hollywood. 

Jay Gatsby dikenal sebagai pemuda kaya raya dan juga sangat mempesona namun misterius. Ia tinggal di rumah mewahnya di Long Island, menghadap ke teluk laut yang indah. Di rumah yang bak istana itu dia sering mengadakan pesta meriah yang terbuka untuk umum, siapa saja boleh datang tanpa perlu undangan. Para sosialita, aktris, actor, para jutawan serta bahkan politikus datang untuk berpesta. Sosoknya yang misterius tampak tegar penuh ambisius di luar, tapi sensitif dan rapuh dari dalam.

Semasa Perang Dunia I berlangsung, Jay Gatsby menjadi seorang tentara perwira, tetapi hidup miskin, karena setelah ayah angkatnya meninggal, keluarga ayah angkatnya mendepaknya. Ia jatuh cinta dengan seorang gadis cantik lembut dari kalangan atas, Daisy. Gatsby dan Daisy menjalin cinta. Namun Gatsby tak kembali setelah perang usai. Sebuah surat yang datang terlambat, tepat pada hari pernikahan Daisy dengan seorang pemuda kalangan atas kaya raya, Tom Buchanan, akan dilangsungkan. Dalam surat itu Gatsby meminta Daisy untuk menunggunya hingga ia sukses. Daisy menjadi ragu, tapi keluarganya mendesak untuk tetap melangsungkan pernikahannya.

Nick Carraway, pemuda berusia tigapuluh tahun, lulusan Universitas Yale, dan seorang veteran perang, datang ke New York untuk belajar bisnis. Ia menyewa sebuah rumah kecil dekat mansion milik Gatsby. Ia mengunjungi rumah mewah sepupunya,Daisy Buchanan. Daisy telah menikah dengan Tom Buchanan yang kaya raya. Daisy yang mempesona selalu berpenampilan lemah lembut, dan selalu menampakkan ekspressi seolah-olah semua orang yang berhadapan dengannya adalah yang paling ia rindukan. Ia membuat semua pria yang mengenalnya jatuh cinta. Daisy memperkenalkan Nick dengan pemain golf cantik Jordan Baker, bahkan ingin menjodohkan mereka.

Nick, Jordan, Daisy dan Tom tengah bersantap malam sambil berbincang-bincang ketika telpon berdering. Tom segera mengangkat telpon dan berbicara dengan si penelpon. Kemudian sepasang suami isteri itu bertengkar. Pertengkaran ini sudah sering terjadi. Jordan mengungkapkan kepada Nick bahwa pertengkaran itu terjadi karena perilaku Tom yang punya hobi berselingkuh. Tom  berselingkuh dengan Myrtle, seorang wanita kelas bawah yang tinggal di area buangan lembah abu.

Di tengah suasana ramai pertengkaran sang tuan rumah, Nick dan Jordan meneruskan perbincangan mereka. Nick bercerita tentang lelaki misterius tetangganya. “ Gatsby. Jay Gatsby nama pria itu! “ ujar Jordan.  “Ia menjadi perbincangan semua orang.”

Suatu hari, tanpa diduga, Nick menerima undangan khusus dari Jay Gatsby. Satu-satunya orang yang diundang Gatsby secara langsung. Dan hanya Nick yang pernah menerima undangan.

Pria itu tersenyum pada Nick di tengah hingar bingar pesta. Sebuah senyum yang mungkin hanya beberapa kali saja dalam hidup orang bisa mengalaminya. Suatu senyum yang penuh arti, memahami dan mempercayai.

Nick akhirnya mengetahui motivasi sebenarnya dari Gatsby. Jay Gatsby setiap akhir pekan menggelar pesta meriah dengan harapan Daisy akan datang suatu hari. Gatsby meminta bantuan Nick untuk mempertemukannya dengan Daisy Buchanan, sepupunya.  Nick menjadi bingung karena Daisy telah bersuami dan memiliki seorang anak laki-laki, tapi tak bisa menolak. Gatsby dan Daisy pernah menjalin cinta lima tahun lalu. Api cinta masih membara di hati Gatsby. Bertahun-tahun Gatsby membangun ilusi cinta, membangun sebuah istana megah yang letaknya tepat berseberangan dengan kediaman suami isteri Buchanan, di mana setiap malam lampu pijar di halaman rumah itu mencuarkan warna hijau. Ia sering berdiri di jembatan depan rumahnya menatap cahaya hijau di seberang, ketika malam tiba. Melihat cahaya hijau dari rumah kekasihnya saja telah membuat hati Gatsby merasa bahagia.

Lambat laun jati diri Gatsby mulai terungkap. Masa kecilnya yang miskin. Pada usia enam belas tahun ia kabur dari rumah dan meninggalkan kemiskinan. Ia menolong seorang pria kaya di tengah lautan, yang kemudian mengangkatnya menjadi anaknya ,dan membawanya tinggal di rumahnya, mengajarinya etika dan tata cara kalangan atas.

Ada yang bilang bahwa dia adalah seorang pahlawan perang, ada juga yang bilang bahwa dia adalah mata-mata Jerman. Dan ada yang bilang bahwa dia adalah pewaris tunggal kekayaan bangsawan kaya raya, ia hidup seperti seorang pangeran di negeri-negeri Eropa. Banyak juga desas-desus tak bagus mengenai kekayaannya.

Namun persahabatan Nick dengan jutawan muda berusia tiga puluh dua tahun itu semakin erat. Perlahan Nick melihat dengan jelas letak kejujuran, kesetiaan dan nilai persahabatan. "Kamu jauh lebih bernilai dari semua sampah yang ada di sekelilingmu." Ucap Nick kepada Gatsby.
 
Cinta lama Gatsby dan Daisy bersemi kembali. Tapi cinta segitiga ini berakhir tragis dengan kematian Gatsby, karena terbunuh oleh George Wilson yang membalas dendam kematian isterinya, Myrtle. George menduga Gatsby-lah pria yang  telah berselingkuh dengan isterinya dan kemudian menabraknya hingga tewas.

Sungguh ironis, pada saat kematiannya tak ada orang datang melayatnya. Banyak desas-desus beredar di masyarakat tentangnya yang tidak sepenuhnya benar. Hati Nick sedih dan miris, hanya dia yang tetap setia di akhir hayat Gatsby.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar